Tata Surya Pengertian Nama Planet | Satelit / Komet / Asteroid Lengkap

TATA SURYA – Tata surya adalah gugusan berbagai benda langit yang bergerak dan berputar. Di mana matahari adalah sebuah bintang yang berotasi secara konstan di tempatnya. Nah, pada kesempatan kali ini tim redaksi kami akan menjelaskan secara mendetail tentang tata surya ini.

Pengertian Tata Surya

tata surya
sumber: (pixabay.com)

Tata surya atau yang di dalam bahsa Inggris disebut juga dengan solar system merupakan bagian kecil susunan bintang di semesta ini. Tata surya kita terletak di dalam gugusan bintang yang sering disebut dengan galaksi bimasakti. Di dalam bahasa Inggris, Galaksi Bimasakti biasa juga disebut dengan Milky Way.

Mungkin terdengar sangat aneh ya dari pengartian di bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Namun hal itu bukanlah pembahasan pokok kita. Tetapi, sejarah kata Bima Sakti ini diambil dari gugusan bintang di langit yang dianggap menyerupai dengan bentuk Bima (tokoh pewayangan) yang dililit oleh naga.

Susunana Tata Surya

tata surya
sumber: (pixelstalk.com)

Tata Surya mempunyai banyak sekali unsur penyusun. Ada bintang, planet-planet, asteroid, meteor, satelit. Berikut ini akan kami jelaskan satu persatu untuk mempermudah Anda membedakannya:

1. Bintang

Image result for star
sumber: dailygalaxy.com

Menurut ilmu astronomi, bintang adalah sebuah pusat tata surya, di mana ia mampu untuk memancarkan cahayanya sendiri. Di alam semesta ini, ada milyaran bintang dengan ukuran yang sangat luar biasa besarnya.

Satu tata surya pada umumnya mempunyai satu bintang. Di sistem tata surya kita, yang berperan sebagai bintang adalah matahari. Matahari ini selalu memancarkan cahayanya menyinari semua anggota tatasurya yang mengelilinginya.

Dengan cahaya matahari ini pulalah makhluk hidup dapat yerus melakukan keberlangsungan kehidupannya. Tuhan menciptakan matahari yang mempunyai peran vital bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini.

2. Planet-planet

Planet
sumber: pixabay.com

Planet adalah benda langit di mana benda langit ini dapat bergerak pada orbit aytau lintasannya sendiri yang bergerak berputar pada porosnya, sekaligus bergerak berputar mengelilingi matahari. Planet-planet di tata surya terdiri dari berbagai macam planet. Berikut ini planet-planet yang ada di tata surya kita:

  1. Merkurius
  2. Venus
  3. Bumi
  4. Mars
  5. Yupiter
  6. Saturunus
  7. Uranus
  8. Neptunus

Planet-planet tersebut adalah planet yang tersususn di tata surya kita. Dahulu, planet berjumlah 9. Namun setelah ditemukannya asteroid yang ukurannya lebih besar dari Pluto, maka benda langit yang dahulunya menyandang status sebagai planet terjauh inipun dicabut. Malang ya nasibnya si Pluto.

Planet ini mempunyai orbit yang berbentuk elips, hal ini mengakibatkan jarak peredaran planet mengelilingi matahari-pun menjadi berbeda di setiap tahunnya. Posisi planet dengan jarak yang paling dekat dengan matahati ini disebut dengan (perihelium) sedangkan jarak terjauhnya disebut (aphelium).

3. Satelit di Tata Surya

Bulan
sumber: unsplash.com

Satelit adalah salah satu unsur penyusun tata surya. Satelit berputar pada porosnya dan mengitari satu planet. Di mana satelit ini mempunyai cara kerja sebagaimana planet yang mengitari matahari. Satelit di dalam tata surya mempunyai 2 jenis yaitu satelit alami dan satelit buatan.

Namun belum diketahui secara pasti, kenapa benda buatan manusia juga dinamakan sebagai satelit. Satelit yang mengelilingi bumi sendiri konon katanya ada ribuan. Namun satelit alaminya hanya satu, yaitu bulan. Bulan mengelilingi bumi di mana bulan ini akan tampak jelas cahayanya ketika malam hari.

Dalam hal satelit ini, masing-masing planet mempunyai jumlah planet yang berbeda-beda. Dua planet yang mempunyai jarak paling dekat dengan matahari yaitu Merkurius dan Venus tidak memiliki satelit.
Bumi mempunyai satu satelit yaitu bulan.

Planet Mars sendiri mempunyai dua satelit yang bernama Phobos dan Demos. Untik planet Yupiter, mempunyai 19 planet dengan nama-nama Metis, Andrastea, Almathea, Thebe, Io, Europa, Ganymede, Calistio, Leda, Himalia, Lysithea, Elara, Aananke, Carme, Pasiphea, Sinope, dan 3 sisanya yang belum mempunyai nama.

Untuk planet Saturnus mempunyai jumlah satelit yang lebih banyak yaitu 21 satelit. Uranus memiliki 15 satelit, dan Neptunus mempunyai 8 satelit dengan nama-nama berikut yaitu  Naiad, Thalasa, Nereid, Despina, Galatea, Triton, Larissa, dan Proteus.

Satelit buatan sendiri dikategorikan sebagai satelit yang manusia di mana keseluruhan dari gerakannya diprogram oleh program dari manusia. Satelit ini akan bergerak sendiri mengikuti apa yang telah diprogramkan oleh manusia.

4. Komet di Tata Surya

Komet halley di tata surya
sumber: reference.com

Komet atau sering juga disebut dengan bintang berekor merupakan benda langit yang mana partikel-partikel penyusunnya terdiri atas bebatuan, kristal, es, serta gas. Terkadang keberadaan komet ini dapat terlihat secara kasat mata ketika malam hari. Di mana komet ini tampak seperti bintang yang berekor.

Komet yang populer bernama komet Halley. Komet Halley ini muncul setiap 76 tahun sekali. Komet Halley dijumpai terakhir pada tahun 1986 yang artinya kemungkinan besar komet jenis ini baru akan kembali muncul pada tahun 2062.

5. Asteroid

Image result for asteroid
sumber: CBC.ca

Asteroid termasuk sebagai benda yang terdapat di sistem tata surya di mana Asteroid beredar di antara lintasan orbit dari planet Mars dan planet Yupiter. Ditinjau dari susunanya, Asteroid ini mempunyai proses pembentukan yang sama sebagaimana planet-planet.

Sekitar tahun 1801, seorang ilmuwan Italia dengan nama Guiseppa Piazzi melakukan penelitian pada benda langit ini untuk pertama kalinya. Asteroid yang ia teliti ini kemudian terkenal dengan sebutan Ceres.

6. Meteor atau Meteorid

Image result for meteor
sumber: theregister.co.uk

Meteor merupakan benda langit yang pergerakannya sangat cepat dan di mana lintasannya tidak sama sebagaimana planet atau satelit. Lintasan meteor cenderung tidak teratur. Istilah bintang jatuh yang terkadang orang-orang melihatnya sejatinya adalah meteor yang masuk ke dalam lintasan bumi.

Ketika meteor mulai tertarik oleh gaya gravitasi bumi, maka benda langit ini akan bergerak masuk menuju ke dalam atmosfer bumi. Disinilah terjadi pergesekan antara meteor dan atmosfer bumi sehingga akan timbul percikan-percikan api yang tampak seperti bintang jatuh.

Nama-nama Planet di Tata Surya

Image result for planets
sumber: Pinterest.com

Sebagaiman yang telah dijelaskan di atas, bahwa sistem tata surya kita terdiri atas beberapa unsur penyusun dengan ukuran dan bentuk yang beranekaragam. Salah satunya adalah planet. Planet berbeda dengan bintang yang mampu memnacarkan cahayanya sendiri.

Planet juga berbeda dengan asteroid atau meteor, karena planet mempunyai lintasannya sendiri dan berputar serta beredar secara teratur dalam kurun waktu yang tetap. Nah, mari kita ungkap satu per satu setiap planet yang ada di sistem tata surya kita berikut ini.

1. Planet Merkurius

planet merkurius
sumber: pixabay.com

Merkurius adalah planet dengan jarak terdekat dari matahari. Di mana planet ini mempunyai atmosfer yang sangat tipis sehingga tidak heran apabila pada malam hari suhu di permukaan palnet merkurius mencapai 430 ºC.

Merkurius mempunyai permukaan yang berlubang-lubang. Planet ini juga merupakan planet terkrecil di dalam sistem tata surya kita setelah Pluto dipecat dari daftar nama planet di sistem tata surya kita. ketika matahari hendak terbit dan terbenam, planet ini akan tampak seperti bintang yang paling terang apabila Anda memperhatikan langit.

Merkurius adalah satu-satunya planet yang tidak memiliki satelit di dalam sistem tata surya kita. Planet ini berjarak 58 juta km dari Matahari sebagai bintang utama. Sedangkan diameternya adalah 4.900 km. Suhu di planet ini berkisar antara -170 ºC hingga 430 ºC.

2. Planet Venus

planet venus dalam tata surya
sumber: pixabay.com

Planet kedua terdekat jaraknya dengan matahari  yang bernama Venus. Ukuran planet Venus ini hampir sama dengan ukuran bumi. Namun Planet Venus mempunyai atmosfer yang dianggap paling tebal, sehingga tekanan atmosfernya menjadi 100 kali lebih kuat dibandingkan dengan atmosfer yang terdapat di bumi.

Planet yang mempunyai kemiripan dengan bumi ini adalah salah satu planet dengan cahaya yang cukup terang. Anda bisa menjumpainya ketiak Anda memandang ke langit 4 jam menjelang terjadinya matahari terbit. Planet ini juga sering disebut sebagai bintang fajar karena cahatanya yang tampak jelas ketika waktu sibuh.

Planet venus ini juga dikenal sebagai bintang senja karena planet ini akan tampak ketika aktu sore hari menjelang matahari terbenam. Tetapi konon katanya, planet venus tidak mampu memancarkan cahayanya sendiri.

Venus mempunyai Atmosfer yang terdiri atas gas karbondioksida yang mencapai hingga 96%, gas nitrogen yang mencapai 3,5%, serta beberapa uap air dan gas-gas lainnya yang membuat jumlah keseluruhannya menjadi 100%.

Atmosfer Venus yang begitu tebal dapat menahan sinar matahari yang masuk ke planet ini, hal inilah yang dianggap sebagai faktor penyebab kenapa Venus terlihat terang dilihat dari Bumi. Di samping hal tersebut, tebalnya atmosfer planet Venus ini mengakibatkan suhu permukaan Venus menjadi teramat panas. Suhu permukaan Venus yaitu mencapai 477 ºC.

Satu hal yang menarik dari planet Venus adalah arah rotasinya yang searah dengan jarum jam. Secara otomatis, matahari di planet Venus ini akan tampak terbit melalui arah mata angin di barat dan kemudian terbenamnya di arah timur. Hal ini berbeda dengan planet lainnya yang perputarannya berlawanan dengan jarum jam. Planet ini juga tidak memiliki satelitnya sendiri.

Planet Venus berjarak 108 juta km dari Matahari, dengan diameternya yang mencapai 12.100 km. Sedangkan suhu permukaannya sangat panas, yaitu antara 450 sampai 480 ºC.

3. Planet Bumi

planet bumi
sumber: pixabay.com

Kita mempunyai planet bumi di mana merupakan planet yang menduduki posisi di urutan ketiga jika diambil letaknya dari matahari. Sejauh ini, hanya bumi yang menyandang status sebagai sebuah planet yang dianggap bisa ditinggali oleh makhluk hidup. Atmosfer bumi terdiri atas nitrogen, karbon dioksida, oksigen, serta uap air.

Atmosfer ini mempunyai peran dalam melindungi makhluk hidup dari sinar berbahaya yang bernama ultraviolet yang mempunyai dampak buruk bagi para makhluk hidup yang menghuni bumi. Atmosfer akan juga berfungsi dalam melindungi semua yang berada di dalam bumi dari radiasi yang diakibatkan oleh benda-benda langit yang berdekaran jaraknya dengan bumi.

Fungsi atmosfer bumi yang ketiga yaitu menjaga suhu Bumi tetap stabil, sehingga makhluk hidup dapat beradaptasi dan bertahan hidup karena perubahan suhu yang tidak terlalu ekstrim. Kaqi,sebagai manusia sudah sepatutnya bagi kita untuk bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah karuniakan kepada kita.

Konon katanya, bumi akan terlihat biru dengan lapisan atmosfer yang berwarna putih yang meliputinya apabila dilihat dari langit. Satelit yang sering disebut adalah bulan. Di mana bulan ini senantiasa mengelilingi bumi dalam durasi tertentu, dan bersama bumi bulan ini juga mengelilingi matahari.

Planet Bumi mempunyai detail dengan jarak dari matahari yaitu sekitar 150 juta km. Diameternya 12.750 km, dengan suhu terendahnya -90ºC dan suhu tertingginya 50 ºC. Jadi Alhamdulillah sekali ya, kita tinggal di bumi yang dijaga oleh Allah suhunya.

4. Planet Mars

planet mars
sumber: pixabay.com

Ditinjau dari letaknya dari matahari, planet Mars merupakan planet di urutan yang keempat apabila dihitung dari matahari. Planet ini Seringkali disebut dengan Planet merah karena secara kasat mata terlihat cenderung mempunyai warna merah. Warna kemerahan dari Mars ini dipicu oleh banyaknya debu beterbangan yang tertiup oleh angin pada bagian permukaannya.

Permukaan planet Mars diliputi dengan padang pasir di mana padang pasir tersebut penuh dengan debu serta batuan padat dengan warna jingga kemerahan. Lapisan atmosfernya tersusun dari gas yang bernama karbon dioksida dengan gas nitrogen.

Sejauh ini belum dijumpai air di planet Mars yang dianggap sebagai indikator kehidupan di dalam suatu planet. 2 satelitnya sering disebut dengan Phobos dan yang satunya Deimos.

5. Planet Saturnus

Related image
sumber: epictimes.com

Saturnus merupakan planet dengan ukuran terbesar kedua di tata surya kita setelah planet raksasa Jupiter. Saturnus sendiri mempunyai ukuran 9 kali ukuran bumi. Lapisan atmosfer pada Saturnus terlihat sangat tebal. Atmosfernya terdiri atas gabungan gas hidrogen dengan helium dan sedikit gas metana dan amonia.

Apabila dilihat dari jarak jauh, Saturnus merupakan planet yang indah. Planet ini mempunyai 3 buah cincin yang berada di bagian atmosfernya. Cincin ini terbentuk dari partikel-pertikel kerikil kecil, debu halus, serta es beku dengan ukuran yang sangat besar. Planet ini didominasi dengan warna kuning.

Saturnus mempunyai 31 satelit, di mana salah satu atmosfernya yang terkenal bernama Titan. Satelit titan mempunyai keunikan dibandingkan dengan jenis satelit lainnya. Hal itu terjadi karena titan merupakan satu-satunya satelit yang mempunyai atmosfer.

6. Planet Uranus

Related image
sumber: huffingtonpost.com

Uranus adalah planet yang diliputi dengan awan yang cukup tebal sehingga planet Uranus ini sulit diamati apabila secara langsung dari planet bumi. Planet Uranus juga mempunyai cincin. Planet ini berwarna hijau kebiru-biruan. Sedangkan penyusun Atmosfernya terdiri atas metana, hidrogen, dan helium.

Planet dengan urutan ke-7 dari matahari ini melakukan perputaran dari timur menuju ke arah sebaliknya yaitu barat sebagaimana planet Venus. Namun terdapat perbedaan yang mana arah rotasinya tidak searah dengan sebuah jarum pada jam, namun justru perputarannya dari atas ke arah yang bawah.

Planet Uranus ini melakukan perputana dengan cepat sesuai porosnya. Hal ini membuat wilayah ekuator Uranus mempunyai ukuran yang lebih besar dibandingkan bagian lainnya.

7. Planet Neptunus

Related image
sumber: wikimedia.com

Planet ini berada pada urutan yang terakhir di dalam sistem tata surya kita ini juga mempunyai cincin yang tersusun atas debudebu. Di dalam Neptunus juga dijumpai bintik hitam sebagaimana matahari. Bintik hitam ini diindikasikan sebagai badai besar yang sedang terjadi.

Penyusun Atmosfernya terdiri atas gas hidrogen serta gas helium. Planet Neptunus ini mempunyai 4 cincin dengan 11 satelit alami yang meliputinya. Satelit terbesarnya bernama Triton.

Planet Terbesar di Tata Surya

Related image
sumber; PinArt.com

Pada dasarnya semua planet yang ada di sistem Tata Surya adalah planet yang mempunyai ukuran sangat besar dibandingkan manusia yang ukurannya sangat jauh lebih kecil. Namun dilihat dari perbandingan antar panet, planet yang dinisbatkan sebagai planet terbesar jatuh pada planet Jupiter.

Kita sengaja membahas Planet Jupiter ini secara khusus karena planet ini istimewa dengan ukurannya. Jupiter adalah planet yang memiliki ukuran 11 kali lipat dibandingkan dengan ukuran bumi yang kita tinggali sekarang ini. Bisa dibayangkan, berapa lama apabila kita ingin mengelilingi planet Jupiter ini.

Planet Jupiter mempunyai perputaran yang sangat cepat dibandingkan dengan planet-planet lainnya wa;aupun ujurannya teramat besar. Dengan kecepatan putaran yang tidak biasa ini, Jupiter mempunyai bentuk yang sedikit berbeda dibandingkan dengan jenis planet lainnya.

Ukuran Planet Jupiter pada bagian khatulistiwa atau ekuatornya lebih lebar dibandingkan bagian lainnya. Planet Jupiter diselimuti dengan atmosfer yang terdiri dari gas hidrogen dan unsur gas helium. Lapisan atmosfer dari planet terbesar di Tata Surya kita ini mempunyai ketebalan yang cukup besar.

Dengan tebalnya atmoster ini, Jupiter menjadi tampak seperti bola gas raksasa. Jika dilihat dari hasil fotonya, Planet Jupiter didominasi dengan warna putih akan lapisan salju dengan beberapa guratan coklat dan jingga yang melintang di seluruh permukaannya.

Demikianlah pemaparan kami mengenai sistem tata surya. Mulai dari pengertian Tata Surya, susunan Tata Surya, hingga Nama-nama planet di Tata Surya kita. Semoga semakin menambah wawasan kita dan bermanfaat. Silahkan tinggalkan saran atau pertanyaan di kolom komentar di bawah ini.

Leave a Comment