10 Contoh Rantai Makanan Dalam Semuah Ekosistem Lengkap dengan Penjelasanya

RANTAI MAKANAN – Dalam sebuah ekosistem apapun, pasti di dalamnya terdapat hubungan kompleks antara lingkungan dan organisme yang lain. Hubungan antara unsur biologi dan elemen non-biologis, yang menciptakan pola ekologi atau yang biasa kita kenal dengan pola ekosistem.

Pola ekosistem ini juga bisa sebut dengan pola interaksi, yang di dalam pola tersebut mencakup susunan rantai makanan dan aliran energi mahluk hidup. Berikut ini adalah apa-apa yang dimaksud dengan rantai makanan beserta contoh dan pengertiannya.

Rantai Makanan

rantai makanan
eBIOLOGI.COM

Rantai makanan adalah suatu pola makan-memakan antar makhluk hidup satu sama lain, yang berurutan dimana dimulai dari, produsen ke konsumen lalu dilanjut dekomposer yang akan melanjutkan proses kehidupan kembali ke awal rantai makanan .

Proses rantai makanan ini akan terus berlanjut dalam ekosistem mahluk hidup, maka dari itulah harus ada makhluk hidup yang berperan di dalamnya.

Contohnya, singan sebagai produsen ke kijang sebagai konsumen, lalu dilanjut dekomposer sebagai bakteri pengurai. Berikut ini adalah penjelasan mengenai peran produsen, konsumen dan pengurai dalam rantai makanan mahluk hidup.

Produsen 

Produsen dalam rantai makanan adalah mereka makhluk hidup yang juga bertindak sebagai makanan itu sendiri. Karena itulah pasti akan ada kejadian di mana mereka akan dimakan oleh makhluk hidup lain.

Peran lain dari produsen adalah mengolah zat anorganik menjadi zat organik. Produsen juga bisa membuat makanannya sendiri dengan proses fotosintesis misal, alga, tanaman hijau, dan lemut.

Konsumen

Konsumen adalah mereka makhluk hidup yang tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri, maka dari itu konsumen akan bergantung pada makhluk hidup yang lainya, dalam menjaga kelangsungan hidupnya. Berikut ini adalah beberapa tingkatan yang dimiliki konsumen yaitu:

Konsumen Pertama: adalah pemakan produsen atau tumbuhan yang biasa kita disebut mahluk herbivora. Contohnya, kelinci, sapi, zebra, kerbau dan lainnya.

Konsumen Sekunder: adalah mahluk karnivora pemakan konsumen pertama.

Konsumen Tersier: adalah pemakan konsumen kedua sampai seterusnya, konsumen terakhir ini biasa kita sebut dengan nama konsumen papan atas, yang tidak bisa dimakan oleh hewan lain manapun. Misalnya, elang, buaya, singa, naga.

Pengurai atau Dekomposer

Dekomposer adalah organisme terakhir dari sistem rantai makanan. Karena hanya merekalah yang mampu mengurai seluruh organisme dalam membuat zat organik menjadi zat anogarnik.

Dekomposer akan memecah bangkai hewan atau tanaman mati, lalu menjadikannya sebagai nutrisi ke dalam tanah untuk berfotosintesis.

Dan dari situlah siklus rantai makanan dapat dimulai kembali. Contoh dekomposer yaitu, jamur dan dekomposer bakteri. Jaring makanan adalah kombinasi terkait atau gabungan dalam ekosistem. Berikut 3 contoh rantai makanan tersebut.

Contoh Rantai Makanan

rantai makanan
1BULAN 1MILYAR.COM

Contoh rantai makanan yang kita temukan dengan mudah disekitar, bahkan samping rumah kita, misal tumbuh rumput liar di pekarangan rumah lalu rumput tersebut dimakan serangga, lalu serangga dimakan ayam, ayam disembelih lalu kita makan sebagai konsumen terakhir.

Rantai makanan juga tidak hanya terjadi di sekitar rumah kita saja. Namun bisa terjadi di seluruh tempat ekosistem bumi ini. Berikut ini adalah contoh dari berbagai ekosistem dengan lengkap.

Rantai Parasit

Jenis ini adalah jenis dimana organisme kecil yang dimakan oleh organisme besar, contoh: Buffalo, Elang, Kutu, Jalak.

Rantai Rumput

Jenis ini adalah rantai makanan yang berasal dari produsen. Kemudian urutan tanaman tingkat I dan kemudian hewan herbivora, di level 2 dan kemudian diikuti oleh hewan karnivora tingkat III dan selanjutnya, misalnya: Tikus, Rumput, Elang, Ular.

Rantai Detritus

Jenis ini memakan makanan yang berasal dari organisme busuk dan rusak, dari bahan yang telah didekomposisi lalu dimakan oleh rayap, cacing dan lain-lain, misalnya: Sampah kayu, Ayam, Rayap, Ular.

Berikut ini adalah beberapa contoh rantai makanan dari masing-masing ekosistem.

1. Rantai Makanan di Laut

rantai makanan
1BULAN 1MILYAR.COM

Laut adalah ekosistem terluas di dunia. Karena alasan itu, banyak makhluk hidup menjadikan laut sebagai tempat tinggalnya.

Begitu banyak makhluk hidup yang hidup di laut, membuat rantai makanan di laut menjadi tempat jaring makanan paling kompleks.

Namun dalam organisme yang menjadi ranta makanan di ekosistem ini kebanyakan pelakunya sama, yaitu fitoplankton dan alga. Dibawah ini adalah contoh beberapa rantai makanan di laut yang terjadi.

  • Energi surya – fitoplankton – udang – ikan – singa laut – hiu – dekomposer
  • Energi surya – fitoplankton – ikan kecil – crane – ular laut – dekomposer
  • Energi matahari – ganggang – ikan kecil – ikan besar – hiu – dekomposer

Sama seperti rantai makanan di danau, keterangan ekosistem laut ini dibedakan dengan beberapa zona yaitu:

  • Zona Neritik : adalah zona yang dalamnya lebih 300 meter hingga zona tersebut tertembus cahaya matahari pada bagian dasar.
  • Zona Litoral : adalah zona batas dengan darat.
  • Zona Abisal : adalah zona yang lebih dalam dari pantai dengan kedalaman mencapai 1.500 – 10.000 m.
  • Zona Batial : adalah zona yang dalamnya berkisar 200-2.500 meter.

2. Rantai Makanan di Danau

rantai makanan
Hutan dan Lingkungan – WordPress.com

Rantai makanan di danau ini mencakup ekosistem laut yang pembentukanya alami. Meski begitu ada juga beberapa danau buatan, atau yang biasa disebut danau reservoir.

Fitoplankton di dalamnya juga memiliki peran besar dalam mendukung kehidupan organisme ekosistem di danau. Berikut ini adalah contoh rantai makanan di danau.

  • Energi surya – fitoplankton – ikan – ular – elang – dekomposer
  • Energi surya – fitoplankton – zooplankton – capung larva – ikan – bangau – pengurai

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri rantai makanan di danau:

Memiliki variasi suhu yang tidak mencolok: artinya semuah ekosistem danau dengan suhu yang terjadi antara siang dan malam hanya terdapat perbedaan kecil atau suhu antara malam dan siang hari perbedaanya tidaklah beda jauh.

Dihuni oleh kebanyakan filum hewan: salah satu hewan penghuni ekosistem ini adalah nektron, ciri khusus dan keunggulan nektron dibanding filum hewan lainnya adalah pergerakan otot-ototnya yang kuat.

Dihuni oleh flora yang khas: biasanya ekosistem ini dihuni oleh flora jenis ganggang dan tumbuhan biji yang memiliki ciri, bersel satu dan memiliki dinding sel yang kuat.

Memiliki penetrasi cahaya yang sangat sedikit: cahaya matahari yang terpancar hanya mampu masuk beberapa meter saja ke dalam danau. Hal tersebutlah yang menyebabkan perbedaan suhu matahari antara siang dan malam menjadi tipis sekali.

3. Rantai Makanan di Gurun

rantai makanan
Hutan dan Lingkungan – WordPress.com

Disini adalah tempat dimana suhu udara yang tersedia untuk air sangatlah kecil, maka dari itu ekosistem gurun ini hanya membuat keterbatasan jumlah organisme untuk mereka yang bisa bertahan hidup di sana suhu gurun saja.

Namun ada beberapa tanaman xerophytes atau tanaman yang mampu bertahan hidup dengan sedikit ketersediaan air, misal onta, dan kaktus, merekalah yang menjadi penghasil bagi kelangsungan hidup rantai makanan di gurun.

Dibawah ini adalah beberapa contoh rantai makanan dalam ekosistem gurun, berikut contohnya.

  • Energi surya – rumput – kelinci – ular – elang – dekomposer
  • Rumput energi surya – kelinci – musang – decomposers

Berikut ini adalah ciri-ciri rantai makanan di gurun:

Merupakan salah satu ekosistem darat: contoh gurun Gobi di Asia, Simpson di Australia, Sahara di Afrika. Karena ekosistem gurun merupakan bagian ekosistem terestrial.

Berdasarkan studi geografis, ekosistem padang pasir, adalah ekosistem terestrial yang paling luas, karena ukuranya yang sekitar 1/3 dari total ekosistem terestrial yang ada.

Curah hujan sangat rendah: seperti yang kita ketahui, dalam ekosistem padang pasir atau gurun ini hanya dia yang memiliki curah hujan paling sedikit bila dibandingkan dengan ekosistem lainnya.

Berdasarkan sebuah penelitian, dalam kurun waktu 1 tahun gurun hanya menerima 25% air, tentu saja sangat sedikit curah hujan yang terjadi di daerah tersebut.

Variasi suhu sangat ekstrim: berbeda halnya dengan ekosistem danau yang memiliki variasi suhu yang tidak terlalu ekstrim, pada ekosistem padang pasir variasi suhu yang terjadi antara siang dan malam malah memiliki perbedaan yang signifikan.

4. Rantai Makanan di Sawah

rantai makanan
kompasiana.com

Contoh ekosistem sawah atau lahan basah, sawah adalah ekosistem buatan yang di dalamya terdiri dari organisme homogen tingkat trofik.

Dalam rantai makanan di sawah ini, contoh tanaman padi dan rumput adalah produsen autotrofik atau organisme yang bisa membuat makanan sendiri dengan proses fotosintesis.

Sebab itu, kedua organisme ini merupakan salah satu tingkatan trofik terendah dalam rantai makanan, berikut ini adalah contoh rantai makanan di sawah.

  • Energi surya – Rumput – Serangga – Tikus – Ular sawah – Dekomposer
  • Energi surya – Beras – siput mas – Kodok – Ikan – Ular sawah – Dekomposer
  • Energi surya – Beras – Burung bibit – Ular sawah – Elang – Dekomposer
  • Energi surya – Beras – Serangga – Katak – Ular sawah – Elang – Dekomposer
  • Energi surya – Beras – Tikus – Elang – Parser

5. Rantai Makanan di Sungai

rantai makanan
kompasianacom

Sungai bisa disebut juga ekosistem perairan teratai atau ekosistem perairan mengalir. Karena di sungai para organisme yang berperan sebagai penghasil fotosintesis dengan bantuan sinar matahari, umumnya hanya alga saja.

Dibawah ini adalah contoh rantai makanan di sungai.

  • Energi surya – alga – ikan – beruang – dekomposer
  • Energi surya – ganggang – ikan – bangau – buaya – dekomposer

Ciri-ciri Ekosistem Sungai

Ekosistem sungai punya beberapa ciri berbeda dan menonjol dengan jenis ekosistem lain, misalnya adalah.

  1. Keadaan kimia dan fisik yang berubah dari ekosistem yang berlangsung terus-menerus
  2. Air pada sungai yang mengalir dari hulu ke hilir
  3. Hewan dan tumbuhan tinggal dengan menyesuaikan diri dalam kondisi air sungai
  4. Kondisi dari kimia dan fisik tingkatan air sungai sangatlah tinggi

6. Rantai Makanan di Hutan

rantai makanan
intanbunga46 – WordPress.com

Hutan adalah ekosistem yang memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Sebab itu ekosistem di hutan tergolong sebagai rantai yang paling kompleks. Berikut ini adalah contoh rantai makanan di hutan.

  • Energi surya – rumput – kambing – harimau – dekomposer
  • Energi surya – tanaman – tikus – ular – elang – dekomposer
  • Energi surya – rumput – kelinci – ular – elang – dekomposer

Ada 4 tingkat trofik di hutan yaitu.

Tinggkat trofik pertama: adalah organisme yang dipegang oleh tanaman, seperti, rumput, pohon, jamur dan sebagainya.

Tingkat trofik kedua: adalah konsumen utama, atau hewan yang memakan para produsen.

Tingkat trofik ketiga: adalah konsumen sekunder misal kelinci, rusa, kambing yang lalu dimakan oleh ular, harimau, singa, puma dan hewan buas lainnya.

Tingkat trofik keempat: atau tingkat trofik tertinggi, konsumen puncak yang dipegang oleh hewan omnivora (pemakan segala sesuatu) ini seperti: serigala, beruang, singa dan manusia itu sendiri.

7. Rantai Makanan di Kebun

rantai makanan
intanbunga46 – WordPress.com

Rantai makanan di kebun adalah bentuk ekosistem buatan. Karena itu keragaman makhluk hidup di ekosistem ini sangatlah rendah dibanding ekosistem lainnya. Berikut ini adalah contoh beberapa rantai makanan di kebun.

  • Energi surya – sawi – ulat – burung – kucing – dekomposer
  • Energi surya – bunga – ulat – burung pipit – elang – dekomposer

Berikut ini adalah hewan yang terdapat dalam tingkat trofik di kebun:

Trofik pertama: (produsen) dipegang oleh tanaman-tanamanan yang ada di kebun misal, kelapa singkong, tebu, ubi, atau apapun yang cocok dengan perkebunan.

Trofik kedua: (konsumen primer) dipegang oleh hewan-hewan herbivora berukuran kecil misal, ulat, belalang, jangkrik dan kutu tanaman.

Trofik ketiga: (konsumen sekunder) dipegang hewan-hewan omnivora misal, burung murai, burung pipit, dan burung lain yang ukurannya kecil.

Trofik keempat: (konsumen puncak) dipegang oleh hewan-hewan omnivora yang lebih besar misal, rubah, tikus, landak, luwak musang, dan hewan sejenisnya.

8. Rantai Makanan di Kolam

rantai makanan
Berpendidikan.com

Mirip dengan ekosistem di kebun, rantai makanan di kolam juga termasuk ekosistem yang sengaja dibuat. Peran alga dan fitoplankton dalam ekosistem di kolam malah sangat tinggi. Berikut ini adalah buktinya.

  • Energi matahari – alga – ikan – ular – elang – dekomposer
  • Energi surya – pitoplankton – ikan – bangau – dekomposer

Rantai makanan di kolam adalah suatu gabungan beberapa unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara lingkungan fisik dan organisme, yang dimana aliran energi tersebut akan menciptakan struktur biotik baru.

Barulah suatu siklus materi baru antara anorganisme dan organisme terbentuk, berkat matahari sebagai sumber energinya.

Pencemaran rantai makanan di kolam ini mampu mencampuri ekosistem di dalamnya, dampak kecilnya saja ia bisa memusnahkan jenis organisme juga ekosistem rantai makanan lain di dalamnya.

Dampak paling parah pencemaran tersebut mampu memusnahkan semua ekosistem yang ada, sumbernyapun mulai dari beberapa faktor misal, rumah tangga, industri, dan aktifitas manusia itu sendiri.

9. Rantai Makanan di Rawa

rantai makanan
Berpendidikan.com

Rawa merupakan daerah secara musiman atau permanen yang selalu tergenang air. Ekosistem rawa biasanya dapat ditemukan di daerah yang dekat dengan laut. Berikut ini adalah contoh pola rantai makanan di rawa.

  • Energi surya – ganggang – ikan – bangau – dekomposer
  • Energi surya – alga – ikan – kucing – dekomposer

Ekosistem rawa terdapat dua komponen yaitu abiotik, garam, air, suhu, batu, tanah, sinar matahari, iklim, dan biotik, enceng gondok, gulma, udang, nila, dan pengurai mikroorganisme lainnya.

Berikut karakteristik rantai makanan dimasing-masing daerah tersebut.

  • Suhu yang rendah
  • Penetrasi cahaya buruk
  • Pengaruhi cuaca sekitar dan iklim
  • Kandungan garam yang rendah
  • Terdapat tanaman jamur, alga, dan gulma
  • Rumah ikan air tawar

Adanya rawa sangatlah penting, mereka bisa sebagai tempat penyimpanan debit air hujan yang antinya bisa sebagai cadangan persediaan air alam lingkungan sekitar, dan bagi para mahluk hidup dan manusia yang mendiami rawa tersebut.

Gulma yang tumbuh juga mampu mengurangi pencemaran air, tapi rawa juga mampu menjadi penyebab dari turunya populasi para ikan.

10. Rantai Makanan di Padang Rumput

rantai makanan
Ceiling Light – WordPress.com

Ekosistem padang rumput atau sabana adalah ekosistem yang terbentuk karena iklim subtropis atau tropis, terbentuk bersama curah hujan yang berkisar 25 sampai 30 cm yang munculnya per tahun.

Dihuni oleh macam-macam rumput, ekosistem ini juga tempat yang nyaman untuk herbivora. Karena hewan herbivora tersebut akan mengundang karnivora untuk memakan mereka.

Dibawah ini adalah beberapa contoh rantai makanan di padang rumput atau sabana.

  • Energi surya – rumput – domba – serigala – dekomposer
  • Energi surya – rumput – zebra – singa – dekomposer

Sebenarnya terdapat dua sabana, pertama sabana campuran, memiliki beragam pohon, dan kedua sabana murni, yang hanya memiliki satu jenis pohon.

Jenis flora bioma sabana misalnya, rumput, acacia dan eucalyptus, dan berikut ini contoh floranya: macan tutul, singa, gajah, kijang, zebra, kuda, serangga dan rayap.

Berikut ciri-ciri yang terdapat dalam rantai makanan di padang rumput ini:

  • Jenis fauna diantaranya, serangga, singa, gajah, macan tutul, zebra, kuda, kijang, dan rayap.
  • Padang rumput yang diselingi oleh pohon-pohon
  • Jenis flora yang tumbuh adalah eucalyptus, rumput, coryphautan, dan acacia
  • Terdapat di zona tropis

Demikian penjelasan mengenai macam-macam rantai makanan, semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan Anda, terimakasih dan sampai jumpa lagi diartikel-artikel Kompas.web.id lainnya.

Leave a Comment