Pantun Cinta, Nasihat, Lucu, Anak Lengkap Terbaru

PANTUN CINTA / NASEHAT / LUCU – Karya sastra melayu lama ini sangat terkenal di Indonesia, bahkan sering digunakan untuk menghibur banyak orang di berbagai acara besar seperti pernikahan dan acara TV.

Ada banyak jenis pantun yang biasa digunakan di Indonesia. Contohnya adalah pantun cinta, lucu, dan nasehat. Ingin tahu lebih jauh tentang pantun, silahkan baca artikel ini sampai tuntas.

Pengertian Pantun

contoh pantun
lifewithtranquility.wordpress.com

Menurut KBBI, pengertian pantun adalah karya sastra melayu lama yang biasanya terdiri dari 2 baris sampiran dan 2 baris isi pantun. Pada umumnya, setiap baris pantun bersajak (a-b-a-b) dan mempunyai makna di setiap isinya.

Isi pantun sendiri dapat berupa nasehat, hiburan, dan pesan cinta tergantung dari maksud yang ingin diutarakan. Pada zaman dahulu, pantun hanya digunakan untuk ungkapan secara lisan saja. Namun kini sudah banyak pantun yang dirangkum dalam bentuk tulisan.

Jenis-jenis Pantun

kumpulan pantun
wanderingintherain.com gregorybufithis.com

Banyak sekali jenis pantun yang saat ini banyak digunakan. Pantun sendiri dikelompokkan berdasarkan isi, bentuk, dan usia. Pantun yang dikelompokkan menurut isinya contohnya pantun lucu, pantun nasehat, dan pantun cinta.

Jenis pantun yang dikelompokkan menurut bentuknya adalah karmina dan talibun. Bentuk pantun karmina sangat unik karena hanya memiliki 2 baris saja. Sedangkan karmina memiliki banyak baris dengan jumlah 6, 8, 10, hingga 12. Padahal pantun pada umumnya hanya memiliki 4 baris saja.

Pantun yang dikelompokkan ke dalam jenis pantun usia adalah pantun anak-anak, pantun anak muda atau remaja, dan pantun orang tua. Pantun usia pada umumnya menggambarkan kehidupan pada kelompok usia tertentu.

Pantun Cinta

foto pantun
hdwallsource.com

Pantun cinta adalah salah satu seni untuk mengungkapkan perasaann pada orang tersayang. Menggunakan pantun untuk meratu bisa membuat kekasihmu menggebu dan tersenyum malu.

Kumpulan pantun cinta berikut ini bisa kalian jadian jurus maut untuk mendapatkan hati orang tercinta. Gunakan momen yang tepat dan ucapkan dengan sepenuh hati. Dijamin perasaan cinta pasanganmu akan semakin besar.

Buah sirsak mau dipetik

Buah dukuh buah pepaya

Ada banyak wanita cantik

Cuma kamu yang aku cinta

Burung kutilang terbang tinggi

Burung elang di kebun tebu

Wahai engkau pujaan hati

Sungguh abang sangat rindu

Bubur ketan dimasak ibu

Ketannya untuk buka puasa

Saat aku ketemu kamu

Aku langsung jatuh cinta

 

Pakai baju warna ungu

Saat liburan di hari Minggu

Ku akan selalu menjagamu

Hingga maut menjemputku

Rumah kosan bentuknya persegi

Disewa tukang martabak mini

Tak bosan ku ucap selamat pagi

Padamu sang pemilik hati

Jalan-jalan ke Pacitan

Pulangnya bawa hasil kerajinan

Janganlah engkau meragukan

Janji setia yang ku ungkapkan

Pergi ke kota menjual sisir

Hasilnya untuk beli pompa air

Cinta kita takkan berakhir

Hingga hidup kita berakhir

Ada burung Cendrawasih

Terbang ke luar pagar

Percayalah wahai kasih

Cintaku akan terus memancar

Rambut hitam tumbuh lebat

Harumnya diberi shampoo alpukat

Aku selalu ingin dekat

Rayuanmu buatku terpikat

Jalan-jalan pakai skutik

Skutiknya milik pak guru

Wahai istriku cantik

Abang di sini merindukanmu

Belanja ke Pasar Minggu

Pulangnya membeli tikar

Dik sayang sabarlah dulu

Hingga abang datang mealamar

 

Di sungai ada arwana

Di pantai banyak tempat baru

Dari pada harus merana

Lebih baik sendiri tanpamu

Ada ribuan itik berbintik

Hanya satu yang berwarna abu-abu

Ada ribuan wanita cantik

Hanya kamu yang aku mau

Buah mengkudu banyak di taman

Meski matang tak ada yang mau makan

Cinta padamu bukan bajakan

Layaknya paku menempel di papan

Perutku sudah terasa kenyang

Makannnya untuk menghormati tamu

Wahai cintaku sayang

Inginku untuk segera bertamu

Makan kari minumnya susu

Susunya dicampur jamu

Walaupun kita sering ketemu

Hati ini selalu rindu

Pergi ke pasar membeli baju

Bajunya untuk ibuku

Jika engkau cinta padaku

Ucapkanlah i love you

Teman lama rindu tak jumpa

Ingat memori ajak reuni

Apalah artinya cinta

Jika tiada tulus di hati

Jalan jalan ke Kota Baru

Niat hati hilangkan rindu

Wahai engkau kerudung ungu

Sudikah menjadi makmumku

Pulang ke rumah setiap minggu

Hilangkan penat dari bekerja

Duhai kau yang ku tunggu

Akhirnya bertemu juga

Kapanpun datangnya gundah

Tetaplah panjatkan doa

Seberapapun ujian merambah

Aku tetap akan setia

Jual perahu

Jual sendal

Di mataku

Kamu spesial

Berlatih kayang

Di atas papan

Senyummu sayang

Sangat menyejukkan

Tiduran di bawah randu

Sesekali mata terpejam

Duhai sayang hatiku rindu

Mata ini tak ingin terpejam

Panasin mentega

Siapkan keju

Mau ga

Jadi imamku?

Lebaran makan ketupat

Makannya pakai telur dadar

Kelamaan jadi sahabat

Mau ga aku lamar?

Cuaca Jakarta hujan

Enaknya minum susu

Dari pada duduk berjauhan

Mending abang pangku

Pagi masak tahu

Digoreng campur terigu

Apa kamu tahu?

Sekarang aku rindu

Makan semangka

Di kamar kosong

Kalau suka

Lamar dong

Makan siang pakai ikan

Ikannya dari haji Malik

Aku punya kesimpulan

Memang kamu yang terbaik

Pergi ke pasar bawa kresek

Kreseknya dipake bungkus

Gapapa kamu pendek

Yang penting religius

Tunda lapar

Minum okky jelly

Hati terkapar

Cinta bersemi

Ukir kayu memakai pahat

Supaya lancip pakai asahan

Aku gak mau jadi teman curhat

Kalau serius, cepat nikahan

Pantun Nasehat

pantun adalah
flickr.com

Pantun nasehat pada umumnya berisi pesan moral. Penggunaanya biasanya dari ketua kepada anggota, dari orangtua kepada anak, dan guru kepada murid.

Pada prakteknya sendiri, pantun nasehat bisa diucapkan untuk memberikan pesan sesuai dengan maksud dan isi pantunnya. Berikut ini contoh pantun nasehat yang mempunyai nilai moral yang tinggi.

Ada bawang dicuci di rawa

Dicuci bersih hingga berbusa

Kasih sayang dari orangtua

Akan kekal sepanjang masa

Di depan rumah ada pohon mangga

Kalau berbuah dimakan saja

Hormati kedua orangtua

Supaya kalian bisa masuk surga

Banyak orang incar duniawi

Ingginnya bisa selalu sehat

Ikhlasnya kamu mencari rizki

Akan jadi ganjaran di akhirat

Berakit-rakit ke hulu

Berenang-renang ke tepian

Bersakit-sakit ke hulu

Bersenang-senang ke tepian

Tiada guna pelihara itik

Jika sembarangan beri makannya

Apa guna isteri cantik

Jika diumbar auratnya

Sambutlah baik jika ada tamu

Tetap ramah walau dompet redup

Sungguh-sungguhlah mencari ilmu

Supaya mudah jalani hidup

Ikuti sungai sampai ke hulu

Mencari pengalaman baru

Jika kamu mencari ilmu

Hormatilah selalu guru

Berolahraga sesakkan dada

Ujungnya sehat jua

Malas bekerja dikala muda

Pasti menyesal di hari tua

Membuat kue di dalam loyang

Loyangnya persegi panjang

Ingatlah kita pernah ditimah

Orangtua harus disayang

Hari minggu membuat kapak

Bagusnya kapak untuk bergaya

Baktilah pada ibu bapak

Agar berkah dan masuk surga

Pantun Lucu

Pantun lucu atau jenaka adalah pantun yang isinya hiburan. Selain untuk sekedar menghibur, pantun lucu juga biasa digunakan untuk sindiran. Bahkan di suku betawi, pantun lucu sering digunakan saat acara pernikahan untuk mencairkan suasana.

KONTEN LAINNYA: Tes Kepribadian Untuk Mengenali Karakter Diri

Saat ini sudah banyak pantun jenaka yang maknanya kocak dan gokil. Biasanya artis TV juga menggunakan pantun lucu untuk menghibur penonton mereka.

Pada zaman digital seperti sekarang ini, pantun lucu dijadikan media yang sering digunakan untuk menghibur banyak orang. Beberapa acara TV nasional sering menggunakan pantun bertema lucu untuk menghibur penontonnya.

Berikut ini kumpulan pantun lucu yang bisa membuat aktifitasmu lebih ceria. Dijamin kamu bakalan ketawa sendiri ketika membacanya.

Bikin rujak dicampur kentang

Enaknya dimakan siang

Tidur di kamar dilarang-larang

TEh ternyata kamarnya orang

Makan bubur di atas meja

Goreng ayamnya diiris-iris

Hari libur terus bekerja

Supaya jumpa sama sekretaris

Nonton wayang sama pak dalang

Ketawa sampai kelihatan gigi

Kalau ada warung nasi padang

Bolehlah  ditraktir lagi

 

Beli buku di pasar petang

Untuk dibaca setiap siang

Ditunggu tak pernah datang

Waktu datang malah nagih utang

Kue rangin taburi kismis

Kue bolu enak berlapis

Malam begini hujan gerimis

Ane kok kebelet pipis

Sekarang sudah musim penghujan

Jas hujan dibawa bekal

Kalau muslim ayu jumatan

Bawa brankas amankan sendal

 

Ada kilat bertabrakan

Suaranya menggetarkan

Yang mau kumat dipersilahkan

Awas jangan sampe ketularan

Iris tipis sampai habis

Selasa malam hujannya gerimis

Dompet tipis makin terkikis

Akhir bulan makin kritis

Burung gagak di atas rawa

Ikan salem nyangkut di jaring

Aku tidak kuat melihatnya

Gigi palsu terbang ke piring

 

 

 

Burung perkutut

burung kutilang

Siapa yang kentut

Gak bilang bilang

Empat kali empat

Sama dengan enam belas

Cepat atau lambat

Cintaku pasti kau balas

 

 

Jika kamu terkena diabetis

Obati dengan kurangi gula

Setiap malam merayu gadis

Nikahnya malah sama janda

Orang jawa halus bicaranya

Orang islam santun akhlaknya

Orang pintar banyak temannya

Orang stress update status kerjanya

Ke kebun binatang lihat buaya

Menontonnya sambil makan pepaya

Kalau aku jadi orang kaya

Ingin diriku beristeri tiga

Aku gak tahu apa bedanya

Antara penyanyi dan pengarangnya

Walau muka apa adanya

Yang penting dompet ada isinya

Pergi ke kali mencari pasir

Pasir dibawa ke rumah pak  Kusir

Apa guna wajah tertaksir

Kalau sendiri gantengnya mubadzir

Fadil liburan ke Candi

Perginya bareng Mbak Yuni

Hei kamu buruan mandi

Kalau gak mandi harumnya murni

Bertamu ke rumah Sari

Pulangnya diberi ragi

Ikan aja mandi tiap hari

Baunya gak pergi-pergi

Baju polosan

Tanpa kerahan

Biar kaosan

Omset milyaran

Ikan louhan ikan sapu

Di akuarium menghibur tamu

Itulah kumpulan pantun lucu

Semoga dapat ceriakan harimu

Pantun untuk Anak-anak

Saat ini pantun anak-anak memang sangat sedikit. Selain minimnya orang yang membuat pantun khusus untuk usia anak, kurangnya penggunaan pantun untuk anak juga menjadi alasan jumlahnya sedikit.

Akan tetapi, masih ada beberapa pantun anak-anak yang isinya dapat dimengerti dengan mudah dan mempunyai pesan yang tersimpan. Berikut ini contoh pantun untuk anak-anak yang bisa digunakan.

Di kebun banyak pohon talas

Pohonnya tumbuh karena disiram

Hei adik jangan malas

Sikatlah gigi pagi dan malam

Burung kenari burung dara

Terbang rendah hindari elang

Hei adik harus gembira

Ayah pulang hadiah datang

Burung elang terbang melanglang

Terbang membawa dedaunan

Setiap kali ayah pulang

Hibur adik tenang pikiran

 

Kolang kaling es kelapa

Campur sedikit air nira

Ibu pulang bawa apa

Bawa cinta anak ku jumpa

Rajut kain pakai benang

Kain rajutnya dari ketapang

Ayah pulang hati riang

Adik dan ibu semua senang

 

Mobil putih mengangkut kawat

Kawat diangkut untuk pak Kakat

Baiknya ayah sangat melekat

Sampai tua akan diingat

Ayam dua miliki cakar

Mencari makan di dekat akar

Kakek tua sungguh penyabar

Jadi panutan akhlak mengakar

Pulang sekolah pergi ke kamar

Baringkan badan sampai tak sadar

Senangnya punya ibu pintar

Jadi panutan untuk belajar

Ke Tanah Abang mencari bahan

Bahan kain untuk kerajinan

Ayah sedang gak ada kerjaan

Yuk mending kita liburan

Beli pulpen di toko Rima

Dipakai untuk berdua

 

 

Sebentar lagi liburan tiba

Mau ke Bandung atau Jakarta

Ibu merawat bunga seroja

Setiap pagi disiram bersama

Kalau kaka liburan ke mana saja

Main ke desa juga ga papa

 

 

 

 

Jangan takut hidup susah

Selama sabar hidup kan berkah

Ibu tunggu kamu di rumah

Semangat ya belajar di Sekolah

Mencari ilmu harus serius

Supaya dapat nilai bagus

Kalau kamu dapat nilai seratus

Hadiahnya papa kasih fulus

Jangan kamu banyakan jajan

Gak baik apalagi berlebihan

Bulan ini kita liburan

Segarkan badan ke pedesaan

Pergi sekolah naik sepeda

Pulnagnya jam setengah dua

Jangan takut hadapi dunia

Ayah dan bunda akan menjaga

Pergi ke Lembang untuk berkuda
Kudanya lambat kakinya luka

Jangan takut bercita-cita

Jika berhasil senanglah jua

Jangan sering main di jalanan

Banyak bahaya kecelakaan

Jangan sering hujan-hujanan

Kalau sakit ibu kerepotan

Main bola harus ditendang

Bawa ke gawang sampai digolkan

Mau sate atau rendang

Nanti ibu yang belikan

Makan bakso banyakin kuah

Sebelumnya minum jus buah

Rajin kerjakan tugas sekolah

Supaya berhasil sampai kuliah

Nikmatnya hidup rasakan susah

Walau cemburu janganlah resah

Hormati guru jangan bilang ah

Supaya ilmu kau dapat berkah

Pergi ke pasar membeli jamu

Lama tak minum rasanya rindu

Apapun nanti cita-citamu

Ibu selalu akan mendukungmu

Celana longgar sabuk diikat

Supaya kuat diikat erat

Ayah dan ibu aku berangkat

Doakan aku supaya selamat

Foto dan Gambar Pantun

Ada beberapa gambar pantun yang memiliki banyak arti. Gambar pantun bisa jadi alternatif buat kamu yang tidak mau ribet ngetik. Tinggal download gambarnya, share kepada teman atau orang terdekat supaya pesan yang inign disampaikan langsung tertuju. Berikut ini kumpulan foto yang berisi pantun.

Gambar Pantun Islami

gambar pantun
pinterest.com

Pantun di atas memberi pesan yang sangat mendalam untuk pembacanya. Pada pantun pertama mengingatkan kita akan keberkahan jika menjamu tamu dengan baik.

Sedangkan pada pantun kedua isinya tenntang kematian. Hal positif terkait agama ini ternyata dapat juga disampaikan melaui pantun sederhana tersebut. Jadi, pantun juga dapat dijadikan sarana dakwah dan menyebarkan kebaikan.

Gambar Pantun

contoh pantun nasehat
twitter.com

Mendapatkan keberkahan ilmu pasti menjadi salah satu cara mempermudah masuk dan mempraktekkan ilmu yang dipelajari. Salah satunya adalah dengan menghormati guru dan bersikap santun kepadanya.

Pesan untuk memberi nasehat atau mengingatkan orang lain juga bisa disampaikan lewat pantun. Foto pantun di atas bisa kamu bagikna untuk saling mengingtakan akan pentingnya bersikap baik kepada guru.

Foto Pantun Lucu

pantun
gurusmp.com

Mengirimkan pesan lewat media sosial atau pesan online juga bisa dijadikan candaan. Asalkan kalian tidak terlalu menghiraukan omelan orang nantinya. Contohnya adalah dengan memposting foto pantun ucu di atas.

kalau kamu tipe orang yang pede-pede aja. Silahan dicoba untuk share kepada temanmu. Mereka juga pasti tersenyum ketika membaca pantun di atas.

Leave a Comment